Selasa, 28 Februari 2012

Suatu Rasa

Diposting oleh Utari Oktavianti di 19.49.00 0 komentar
Bagaimana rasanya ketika kamu mengatakan sesuatu tetapi diabaikan? bagaimana ketika kamu tau bahwa kamu bukan siapa-siapa dan memang wajar bila diabaikan? aku mengalami itu, mengalami bagaimana rasanya menjadi orang yang tak dikenal, menjadi orang yang tak patut dibalas, menjadi orang yang merasakan sakit ketika tau bahwa ada orang yang ikut menambah rasa sedihmu.

aku mencoba menjauh, menghapus semua inginku, cukup ku tahan dan ku tau. tak usah men-judge ku macam-macam karena kau tak tau apa di pikiranku. cukuplah aku yang menjauh dan tak ikut campur tentang kalian. jadi, jangan kau tambahkan pedihku...

Alhamdulillah, Congrats Dear :)

Diposting oleh Utari Oktavianti di 17.27.00 0 komentar
Alhamdulillahhirobbil alamin, akhirnya hari ini tiba juga untuknya. sebuah gelar akademik pun disandangnya. sehingga bertambah panjanglah namanya. hehe. yup. congratulation my dear Andriansyah.SE 
akhirnya bisa segera wisuda. aku harap aku pun bisa mengejar dirimu secepatnya. aku gak mau ditinggal dan masih bergelayut di "tiga huruf" sedangkan kamu udah memasuki "dua huruf" hehehe

semoga acara yudisium dan wisuda bulan Maret nanti lancar dan sukses selalu sayang. semoga cepat kerja dan cepat lamar aku *ehh hahahaha

doakan aku segera menyusul untuk mendapatkan gelar Utari Oktavianti.S.SI aamiin ya robbal alamin ^^

Jumat, 24 Februari 2012

AKU MALU (2)

Diposting oleh Utari Oktavianti di 10.37.00 0 komentar
hehhee kayak novel aja nih jadinya curhatanku nyambung menyambung dari satu halaman ke halaman lain. disini aku cuma pengen menuangkan apa yang jadi pikirannku dan apa yang tertahan dari mulutku. aku gak mau dibilang menyikut teman, songong, sok, curi start, dan lain sebagainya. aku cuma berusaha gimana caranya aku harus cepet selesai, gimana caranya menghilangkan beban di pundakku ini.

adanya keinginan untuk cepet selesai dan membanggakan orang tua dengan gelar lainnya itu sungguh berat, aku merasa terus dihantui dengan ketakutanku sendiri. terlebih lagi aku anak pertama, harus menjadi contoh untuk adik - adikku. apa aku bisa menyelesaikan skripsi ini? apa aku bisa lulus dengan memuaskan? apa aku bisa bekerja secepatnya? apa aku bisa? 

jawabannya cuma ada pada diriku sendiri, kalo mau sukses berusalah semaksimal mungkin. sisanya bertawakal kepada Alloh, bila DIA berkata "terjadilah" maka akan terjadi. Alloh tau apa yang kita inginkan walaupun kita tidak mengucapkannya. cukup percaya dan terus berdoa, jika niat kita ingin membahagiakan orang tua, Alloh pun pasti akan membantu kita.

 

The Journey of Love and Life Template by Ipietoon Blogger Template